Jelajahnusantara.co.id| Magelang – Dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional, Polresta Magelang bersama unsur Forkopimda Kabupaten Magelang melaksanakan kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 pada Sabtu (7/3/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di lahan bengkok belakang Balai Desa Pucungrejo, Dusun Growong, Desa Pucungrejo, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, yang dihadiri oleh Kapolresta Magelang Kombes Pol Herbian Sianipar, S.I.K., S.H., perwakilan Pemerintah Kabupaten Magelang, unsur TNI, instansi terkait, serta para tamu undangan.
Bupati Magelang yang diwakili oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Magelang Slamet Achmad Husein, S.E., M.M, turut hadir bersama sejumlah pejabat daerah, di antaranya perwakilan Dandim 0705 Magelang, Camat Muntilan, Kepala Cabang Bulog Magelang, Dinas Pertanian, serta jajaran pejabat utama Polresta Magelang dan Kapolsek jajaran.
Kegiatan diawali dengan kedatangan Kapolresta Magelang dan para pejabat Forkopimda di lokasi penanaman jagung, kemudian dilanjutkan dengan penanaman jagung secara simbolis sebagai bentuk dukungan terhadap program peningkatan ketahanan pangan nasional. Setelah kegiatan simbolis, acara dilanjutkan dengan foto bersama.
Selanjutnya para peserta mengikuti Zoom Meeting Penanaman Jagung Serentak secara nasional yang dipusatkan di Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan.
Kegiatan zoom meeting tersebut dihadiri oleh Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, perwakilan Menteri Pertanian RI Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Direktur Utama Bulog Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, Kepala Badan Pangan Nasional Arif Prasetyo Adi, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Sandi Nugroho, serta Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, dan diikuti oleh jajaran Polda di seluruh Indonesia.
Dalam arahannya, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa program penanaman jagung merupakan salah satu langkah strategis dalam menghadapi dinamika situasi global, khususnya dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Kapolri menegaskan bahwa Indonesia harus mampu berdiri di atas kaki sendiri dengan memaksimalkan potensi sumber daya yang dimiliki. Oleh karena itu, berbagai program hilirisasi dan penguatan sektor pertanian perlu terus didorong agar bangsa Indonesia semakin mandiri.
Selain itu disampaikan bahwa pada Kuartal I tahun 2025 telah dilakukan penanaman jagung seluas 661.112 hektare, sebagai bagian dari upaya peningkatan produksi pangan nasional.
Rangkaian kegiatan zoom meeting juga diisi dengan penyerahan bantuan sosial sebanyak 2.000 paket, peresmian 57 Jembatan Merah Putih, renovasi Grand Kemala Polda Sumatera Selatan, penandatanganan prasasti, serta penandatanganan kerja sama dengan sejumlah perbankan seperti BNI, Mandiri, BTN, dan BRI dalam mendukung Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor pertanian.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani di Indonesia.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.(Timo).









