Jelajahnusantara.co.id| Palembang– Upaya meningkatkan jumlah investor muda di Indonesia terus didorong berbagai pihak. Salah satunya datang dari ketua Komunitas Mahasiswa Investor (KMI), Dharma Jusuf Bhatoen yang menekankan pentingnya literasi investasi sejak dini, khususnya di lingkungan kampus.
Menurutnya, mahasiswa memiliki potensi besar untuk menjadi generasi investor yang cerdas dan berdaya saing di masa depan.
Dharma juga menyampaikan bahwa rendahnya tingkat literasi keuangan masih menjadi tantangan utama. Banyak anak muda yang tertarik berinvestasi, namun belum dibekali pemahaman yang cukup terkait risiko, strategi, dan instrumen investasi yang tepat.
“Edukasi harus jadi fondasi. Jangan sampai mahasiswa hanya ikut tren tanpa memahami esensinya,” ujarnya saat ditemui tim jelajah Nusantara di Palembang, Kamis (30/04/2026).
Ia juga mendorong perguruan tinggi untuk lebih aktif menghadirkan program literasi investasi, baik melalui seminar, workshop, maupun kolaborasi dengan lembaga keuangan. Menurutnya, kampus bukan hanya tempat belajar teori, tetapi juga ruang membangun kesadaran finansial yang aplikatif.
Dengan langkah tersebut, ia berharap lahir lebih banyak investor muda yang tidak hanya aktif, tetapi juga bijak dalam mengambil keputusan finansial. “Jika literasi investasi masuk kampus secara masif, kita bisa menciptakan generasi yang tidak hanya konsumtif, tetapi juga produktif secara ekonomi,” tutupnya.
#investormuda
#literasiinvestasikampus









