tours
previous arrow
next arrow

Polresta Magelang Jadi Lokasi Penelitian Terpadu Korlantas Polri, Matangkan Pengamanan Lebaran 2026

Jelajahnusantara.co.id| Polresta Magelang – Polda Jateng| Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran Tahun 2026, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri melaksanakan kegiatan Penelitian Terpadu pada Jalur Pantura dan Pansela Provinsi Jawa Tengah yang digelar di Polresta Magelang, Rabu (4/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Mapolresta Magelang tersebut dilaksanakan mulai pukul 15.40 hingga 16.30 WIB dan dihadiri sejumlah pejabat lintas instansi pusat maupun daerah, termasuk Dir Kamsel Korlantas Polri Brigjen Pol Prianto, S.I.K., M.Si beserta tim, Dir Opsnal PT Jasa Raharja Aryandi, Kapolresta Magelang Kombes Pol Herbin Sianipar, S.I.K., S.H, serta perwakilan instansi terkait lainnya.

Kapolresta Magelang Kombes Pol Herbin Sianipar dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang hadir. Ia menegaskan bahwa kegiatan penelitian terpadu ini merupakan wujud nyata sinergi lintas instansi dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), khususnya menjelang momentum Lebaran.

“Momentum Lebaran merupakan periode dengan mobilitas masyarakat tertinggi setiap tahunnya. Kabupaten Magelang memiliki potensi kerawanan lalu lintas cukup tinggi mengingat posisinya yang strategis sebagai jalur penghubung antarwilayah sekaligus daerah tujuan wisata,” ungkap Kapolresta.

Menurutnya, penelitian terpadu ini memiliki arti penting sebagai sarana pemetaan permasalahan lalu lintas, evaluasi kondisi infrastruktur jalan, identifikasi titik rawan kecelakaan dan kemacetan, serta penyusunan rekayasa lalu lintas yang tepat. Hasil penelitian tersebut diharapkan menjadi dasar penyusunan langkah strategis pada pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

Sementara itu, Dir Kamsel Korlantas Polri Brigjen Pol Prianto dalam arahannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat 2025 mendapatkan apresiasi positif dari pimpinan Polri. Namun demikian, ia menekankan pentingnya penyempurnaan, khususnya terkait kesiapan infrastruktur jalan dan koordinasi lintas sektor.

“Perbaikan jalan diharapkan sudah selesai sebelum hari H. Pengamanan Lebaran tidak bisa dilakukan satu pihak saja, tetapi harus melalui koordinasi dan kerja sama semua instansi,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan rencana pembangunan Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan) dengan dukungan personel lintas fungsi, mengingat personel lalu lintas akan difokuskan pada pengaturan arus kendaraan. Selain itu, Korlantas Polri juga menyiapkan tim urai kemacetan yang dilengkapi kendaraan motor trail, serta meminta instansi terkait menyiagakan alat berat di wilayah rawan bencana.

Dalam kesempatan yang sama, Dir Opsnal PT Jasa Raharja Aryandi menyampaikan komitmen pihaknya untuk mendukung pengamanan Lebaran melalui bantuan pembangunan pos pelayanan terpadu. Menurutnya, hasil survei dan penelitian jalur rawan akan menjadi bahan edukasi kepada masyarakat agar lebih memahami potensi risiko selama perjalanan mudik.

Paparan kondisi lalu lintas wilayah Kabupaten Magelang disampaikan oleh Kasat Lantas Polresta Magelang Kompol Nyi Ayu Fitria Facha. Ia menjelaskan bahwa secara umum koordinasi lintas instansi telah berjalan dengan baik dan tidak terdapat ruas jalan yang memerlukan perbaikan signifikan. Pihaknya juga telah menyiapkan Pospam dan Posyan di sejumlah titik, di antaranya Muntilan, Salam, dan Secang.

“Polresta Magelang juga telah didukung kamera Traffic Management Center (TMC) serta kamera analitik untuk mendata kendaraan yang keluar masuk wilayah Kabupaten Magelang,” jelasnya.

Selain itu, angka fatalitas kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Magelang menunjukkan penurunan, meskipun jumlah kejadian mengalami sedikit kenaikan. Upaya pencegahan terus dilakukan melalui kegiatan Blue Light Patrol (BLP), penindakan balap liar, ramp check kendaraan, serta koordinasi bersama pemangku kepentingan, termasuk pengelola destinasi wisata.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang menyoroti penanganan kendaraan sumbu tiga, optimalisasi lahan parkir kawasan wisata, serta pentingnya peran pengusaha angkutan barang dalam mendukung kelancaran arus lalu lintas selama masa libur Lebaran.

Seluruh rangkaian kegiatan penelitian terpadu tersebut berjalan aman, tertib, dan lancar, kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk komitmen bersama dalam menyukseskan pengamanan Lebaran 2026.(Purple) .

Penulis: PurpleEditor: JNAS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *