Jelajahnusantara.co.id| JAKARTA — Sanggar Dinda Bestari Palembang yang mewakili Yayasan Seni Dinda Bestari Palembang turut berpartisipasi dalam Indonesia International Culture Festival (IICF) 2026. Sebanyak 30 penari dari Palembang mengikuti sejumlah rangkaian kegiatan seni dan budaya dalam festival tersebut
Keikutsertaan Sanggar Dinda Bestari menjadi bagian dari upaya membawa dan memperkenalkan kesenian Sumatera Selatan dalam ajang kebudayaan yang melibatkan peserta dari berbagai daerah dan negara.
Deka Sri Nurrahma Wati, pendamping para penari Sanggar Dinda Bestari Palembang, mengatakan persiapan untuk mengikuti IICF 2026 telah dilakukan sejak Juni 2026.
“Kami dari Sanggar Dinda Bestari Palembang, mewakili Yayasan Seni Dinda Bestari Palembang. Kami telah mempersiapkan penampilan IICF ini sudah cukup lama sejak bulan Juni lalu,” kata Deka.
“Selama dua hari rangkaian acara yang kami ikuti cukup banyak, mulai dari dance competition, Tari Semarak Jali-Jali rekor MURI dan Beach Parade. Itu semua cukup berat dan membutuhkan effort yang cukup besar,” ujarnya.
Dalam penampilannya, Sanggar Dinda Bestari membawa kesenian yang merupakan kombinasi dari dua daerah di Sumatera Selatan, yaitu Palembang dan Pagaralam. Perpaduan tersebut menjadi materi yang ditampilkan para penari dalam rangkaian festival.
Sebanyak 30 penari mengikuti kegiatan tersebut dengan persiapan yang dilakukan secara bertahap sejak beberapa bulan sebelum pelaksanaan. Selain mempersiapkan materi penampilan, para penari juga menjalani persiapan fisik untuk menghadapi rangkaian kegiatan yang cukup padat.
Meski telah mengikuti berbagai rangkaian kegiatan dan kompetisi, Sanggar Dinda Bestari Palembang belum berhasil membawa pulang kemenangan dari ajang yang diikuti.
“Kami belum bisa membawa pulang kemenangan, kami berharap semoga ke depannya bisa menjadi juara dalam ajang selanjutnya dan prestasinya bisa lebih mendunia lagi,” tuturnya.
Partisipasi Sanggar Dinda Bestari Palembang dalam IICF 2026 menjadi salah satu bentuk keterlibatan generasi muda dalam memperkenalkan kesenian daerah. Melalui perpaduan seni Palembang dan Pagaralam, mereka membawa identitas budaya Sumatera Selatan ke dalam sebuah festival kebudayaan yang lebih luas.









