Jelajahnusantara.co.id| Dhaka – Kedutaan Besar Republik Indonesia di Dhaka, bekerja sama dengan Indonesia Bangladesh Chamber of Commerce and Industry (IBCCI), terus memperkuat hubungan ekonomi antara Indonesia dan Bangladesh dengan memfasilitasi partisipasi pelaku usaha Bangladesh dalam D-8 Halal Expo 2026 di Indonesia.

Melalui koordinasi yang erat dengan berbagai pemangku kepentingan di Bangladesh, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Dhaka berhasil memfasilitasi keikutsertaan 22 perusahaan dan institusi dari Bangladesh, dengan delegasi yang terdiri dari sekitar 40 perwakilan pelaku usaha. Partisipasi tersebut mencerminkan tingginya minat sektor swasta Bangladesh untuk memperluas jaringan bisnis dan menjajaki peluang kerja sama dengan mitra Indonesia maupun negara anggota D-8 lainnya.

IBCCI juga memfasilitasi pembentukan Bangladesh Pavilion, yang menampilkan produk-produk perusahaan dan UMKM Bangladesh dengan dukungan dari Export Promotion Bureau (EPB) Bangladesh. Paviliun tersebut menjadi platform strategis untuk mempromosikan potensi ekspor Bangladesh sekaligus memperkuat hubungan perdagangan bilateral antara Indonesia dan Bangladesh.

Acara pembukaan dan peresmian Bangladesh Pavilion dihadiri oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Bangladesh, Ibu Listyowati, dan Presiden Indonesia Bangladesh Chamber of Commerce and Industry (IBCCI), Mr. Mohammed Riyadh Ali. Selama penyelenggaraan Expo, Ibu Listyowati juga melakukan pertemuan dengan para peserta pameran dan perwakilan pelaku usaha Bangladesh guna memfasilitasi business matchmaking serta menjajaki peluang lebih lanjut di bidang perdagangan, investasi, dan kerja sama ekonomi yang lebih luas antara Indonesia dan Bangladesh. Stan IBCCI turut dikunjungi oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia, Bapak Purbaya Yudhi Sadewa, dan Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Bapak Muhammad Anis Matta.

Sejumlah perusahaan terkemuka Bangladesh juga berpartisipasi sebagai peserta pameran, antara lain Meghna Group of Industries, PRAN-RFL Group, Akij Food & Beverages, dan ILLYEEN. Keikutsertaan mereka menunjukkan komitmen sektor swasta Bangladesh untuk memperluas kemitraan bisnis regional, khususnya di sektor industri halal, makanan dan minuman, fesyen, manufaktur, dan barang konsumsi.

Partisipasi delegasi Bangladesh pada D-8 Halal Expo 2026 diharapkan dapat menghasilkan peluang bisnis yang konkret, meningkatkan perdagangan bilateral, serta memperkuat konektivitas bisnis antara Indonesia dan Bangladesh. Bangladesh Pavilion juga mencerminkan kolaborasi yang kuat antara Pemerintah Bangladesh dan sektor swasta dalam mempromosikan produk-produk unggulan nasional ke pasar internasional, sekaligus menciptakan peluang kemitraan baru dengan komunitas bisnis Indonesia dan negara anggota D-8 lainnya.

Saat ini Indonesia menjabat sebagai Ketua Organisasi D-8 untuk Kerja Sama Ekonomi, sementara Bangladesh merupakan salah satu negara anggotanya. D-8 Halal Expo 2026 merupakan salah satu program unggulan yang diselenggarakan dalam masa keketuaan Indonesia, dengan tujuan memperkuat kerja sama ekonomi, mempromosikan industri halal, serta mendorong peningkatan perdagangan dan investasi di antara negara-negara anggota D-8.

KBRI Dhaka dan IBCCI perkuat kolaborasi dengan pemerintah, asosiasi bisnis, dan pemangku kepentingan sektor swasta di kedua negara.
Kedutaan Besar Republik Indonesia di Dhaka bersama Indonesia Bangladesh Chamber of Commerce and Industry (IBCCI) akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, asosiasi bisnis, dan pemangku kepentingan sektor swasta di kedua negara guna membuka peluang yang lebih besar di bidang perdagangan, investasi, dan kemitraan usaha. Keberhasilan partisipasi delegasi Bangladesh pada D-8 Halal Expo 2026 diharapkan dapat menjadi katalis bagi peningkatan perdagangan bilateral, perluasan jaringan bisnis, serta penguatan kemitraan ekonomi Indonesia–Bangladesh yang saling menguntungkan dan berkelanjutan.









