Jelajahnusantara.co.id| Banyuasin– Kondisi jalan rusak di Desa Sungai Dua, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan dikeluhkan warga karena dinilai semakin parah dan membahayakan pengguna jalan. Selain dipenuhi lubang dan genangan air, kerusakan jalan juga menyebabkan kemacetan panjang yang kerap terjadi setiap hari, terutama saat kendaraan besar melintas di kawasan tersebut.
Warga menyebut kerusakan jalan diduga disebabkan oleh banyaknya truk ODOL (Over Dimension Over Loading) yang melintas dengan muatan berlebih. Kendaraan bertonase besar itu dinilai mempercepat kerusakan jalan hingga membuat permukaan aspal hancur dan berlubang di berbagai titik. Kondisi ini juga sering memicu kecelakaan lalu lintas.
Salah seorang warga, Farhan (22), mengatakan masyarakat sudah lama mengeluhkan kondisi jalan tersebut. Menurutnya, selain mengganggu aktivitas warga, jalan rusak juga membuat perjalanan menjadi tidak nyaman dan berisiko tinggi bagi pengendara. “Kalau hujan tambah parah, jalan licin dan lubangnya tidak terlihat. Banyak kendaraan hampir jatuh,” ujarnya, Sabtu (16/05/2026).
Farhan juga menuturkan kemacetan panjang sering terjadi akibat kendaraan truk yang kesulitan melintas di jalan rusak. Bahkan, beberapa kali truk dilaporkan terguling karena kondisi jalan yang tidak rata dan berlumpur. Akibatnya, antrean kendaraan bisa mengular hingga berjam-jam dan menghambat aktivitas masyarakat sekitar.
Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil tindakan untuk memperbaiki jalan di Desa Sungai Dua serta melakukan pengawasan terhadap truk ODOL yang melintas. Mereka meminta adanya penertiban kendaraan bermuatan berlebih agar kerusakan jalan tidak semakin parah dan keselamatan pengguna jalan dapat terjamin.(Dharma)









